Minggu, 05 Oktober 2014

HATI HATI DENGAN RINDU



Jangan pernah merindukan sesuatu secara berlebihan. Karena, yang demikian itu menyebabkan kegelisahan yang tak pernah padam. Seorang muslim akan bahagia ketika ia dapat menjauhi keluhan,kesedihan dan kerinduan. Demikian pula ketika ia dapat mengatasi keterasingan,keterputusan, dan keterpisahan yang di keluhkan para penyair. Betapapun  yang demikian itu adalah tanda kehampaan hati .
Tidakkah kau melihat orang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai rabb-nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya                 (QS. Al-jatsiyah:23)
Akulah yang menarik ujung kematian itu. Siapakah yang akan di tuntut, ketika si korban sendiri yang terdakwa
                Maksut bait syair ini adalah kita berhak merasakan sakit dan menderita, sebab kita adalah penyebab utama dari semua yang terjadi.
                Seseorang yang berasal dari  andalusia menyombongkan dirinya  karena bisa merasakan suka yang melebihi batas .
Sebelum aku, orang mengeluh berat berpisah, dan ketakutan muncul pada yang mati dan yang hidup. Jika rusuk rusukku menghimpun, maka aku tidak akan lagi mendengar dan tidak pula melihat.
                Bila saja di antara tulang tulangnya  berhimpun ketakwaan , dzikir, kesadaran  rohani dan ilahiyah, maka kebenaran akan bisa di capai. Di samping  itu, bukti  akan menjadi semakin jelas dan kebenaran akan terlihat.
                Ibnu Qayyim telah memberikan terapi yang sangat manjur tentang masalah ini dalam bukunya Ad Da’wad dawa atau Al jawab asy syafi’an Man sa’ala ‘anid dawa’ asy syafi. Buku ini sangat terkenal. Saya sarankan kepada pembaca untuk merujuk kepada kedua buku  tersebut.
Rasa suka yang berlebihan itu banyak sebabnya , di antaranya,
1.       Hati yang tak terisi oleh rasa cinta ,syukut, dzikir, dan ibadah  kepada Allah .
2.       Membiarkan mata jalang . mengumbar mata adalah jalan yang menghantarkan pada kesedihan dan keresahan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar